Bahayanya Berprasangka Buruk dan Manfaatnya Berprasangka Baik

Prasangka Baik

Prasangka Baik

Bismillah,

Tulisan ini saya buat setelah saya diminta untuk mengisi taujih pada acara pengkaderan di kampus (Alhamdulillah pengkaderannya sudah ada taujihnya, terima kasih para SC). Waktu itu saya menyampaikan materi tentang prasangka dan ketika mempelajari materi itu saya jadi merasa ‘tertampar’ karena hati saya yang masih banyak prasangka ini. Dan di sini saya juga ingin mengingatkan bahaya prasangka bagi teman-teman sekalian dan membagikan tips-tips agar selalu berprasangka baik.

Tulisan ini juga berkaitan dengan bagaimana seharusnya sikap kita ketika membaca buku Membongkar Gurita Cikeas : di Balik Skandal Bank Century dan bagi teman-teman yang sempat membaca status di fesbuk saya yang pernah menjelek-jelekkan almarhum Gus Dur. Tapi sengaja tidak saya tulis lagi apa isi status saya agar tidak terprovokasi. (Maafin ane ya Gus, semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya.)

Oke, mari kita mulai masuk ke ulasan saya, lahirnya prasangka dalam hati seorang hamba Allah sebenarnya memperlihatkan kelemahan hamba itu sendiri. Karena racun prasangka bisa merusak nalar seseorang sehingga tidak mampu berpikir objektif, apa adanya. Hati dan pikirannya selalu dibayang-bayangi curiga.

Seperti kisah Rasul, ketika mendengar laporan bahwa Usamah bin Zaid tetap memenggal musuh yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat, Rasulullah marah dan mengatakan kepadanya, “mengapa tidak kau belah saja dadanya, sehingga engkau tahu isi hati dia yang sebenarnya.”

Mungkin memang benar apa yang ditakutkan oleh sahabat Rasul ini bahwa nantinya bisa saja si musuh hanya melakukan siasat saja, tapi kita tetap diharamkan untuk membunuh seseorang yang mengucapkan dua kalimat syahadat selama tidak ada bukti yang membuat dia pantas untuk dibunuh.  Siapa saja orang-orang yang pantas dibunuh?Saya tidak akan membahas materi takfir di sini. Baik saudaraku, marilah kita lanjutkan dengan memperhatikan ayat berikut.

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka

Menggunjing

Menggunjing

periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu (49:6)

Saya mengutip ayat di atas bukan berarti saya menjustifikasi bahwa pak George ini orang fasik, saya hanya ingin mengingatkan saja bahwa ketika mendapatkan suatu berita alangkah baiknya periksa dulu dengan teliti kebenaran berita itu apalagi yang menyangkut keburukan orang lain. (Semoga pernyataan saya tidak dipelintir, peace pak George :D )

Jadi, jika kita membenci seseorang karena kita mendapatkan berita dari tulisan orang atau rekaman atau video sekalipun(walaupun video itu benar pada akhirnya) alangkah baiknya jika kita tidak menyebarkan berita keburukan orang itu pada orang lain selama masih banyak orang yang menganggap orang itu baik dan memang tidak terlalu membahayakan. Tapi kita cari tahu kebenarannya pada pihak yang bersangkutan. Kalo kita jadi saksi langsung?ya silakan bersaksi. Masalahnya adalah tulisan pak George dan status saya di fesbuk itu hasil dari sumber kedua.

Saya hanya takut jika nanti akan timbul fitnah dari perkataan saya sebelumnya dan tulisan pak George karena fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan

…Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) dari pada membunuh…(2:217)

Dan ayat terakhir yang selalu menjadi andalan saya adalah ini :

Allah berfirman, Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.  Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Hujurât (49):12)

Tuh kan, jika pada akhirnya tulisan pak George dapat membuat kita berprasangka buruk lantas mempergunjingkan pak SBY sekeluarga karena kebenaran beritanya masih diragukan(sumber kedua) maka alangkah baiknya jika kita tidak membacanya. Tapi jika kita memang tidak pernah berprasangka buruk (isi hati orang siapa tahu) maka silakan baca bukunya.

Sebelum kita akhiri tulisan ini, saya akan memberikan tips-tips berprasangka baik dari Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, begini tipsnya :

Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik dari dirimu. Ucapkanlah dalam hatimu:

air mata renungan

air mata renungan

“Bisa jadi kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku”

Jika bertemu dengan anak kecil, maka ucapkanlah (dalam hatimu):

“Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku”

Jika bertemu orang tua, maka ucapkanlah (Dalam hatimu):

“Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku”

Jika bertemu dengan orang yang berilmu, maka ucapkanlah (dalam hatimu):

“Orang ini memperoleh karunia yang tidak akan kuperoleh, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui, dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku”

Jika bertemu dengan seorang yang bodoh, maka katakanlah (dalam hatimu):

“Orang ini bermaksiat kepada Allah karena dia bodoh (tidak tahu), sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya padahal aku mengetahui akibatnya. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku”

Jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah (dalam hatimu):

“Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak. Bisa jadi di akhir usianya dia memeluk agama islam dan beramal sholeh, dan bisa jadi di akhir usia, diriku kufur dan berbuat buruk”

Itu tadi tips-tips berprasangka baik, jadi intinya, tulisan ini saya buat untuk meminta maaf kepada pemerintahan SBY, bangsa dan negaraku, agamaku dan almarhum Gus Dur sekeluarga. Dan saya juga mohon maaf sebelumnya bagi para pencari ebook ‘Membongkar Gurita Cikeas’ karena link-nya sudah saya hapus. Dan tentunya saya juga ingin mengajak teman-teman sekalian untuk selalu berprasangka baik. Jangan lupa juga cari tahu siapa pak George itu sebenarnya ya!!

Dan yang terakhir, saya akan memasang status di fesbuk agar teman-teman di fesbuk membaca tulisan ini selama beberapa hari ke depan agar semuanya dapat mengetahui klarifikasi saya terkait status saya di fesbuk. Status yang akan saya pasang nanti ada tagline seperti ini à [PENTING!! HARAP DIBACA]

Nah, jika teman-teman sekalian sudah baca tulisan saya ini, maka tidak perlu dibaca lagi. Tapi jika ingin berbagi ilmu dengan yang lain silakan disebarkan. Terima kasih.

Referensi :

  1. Al Qur’an
  2. http://zidaburika.wordpress.com/2009/08/12/cara-berprasangka-baik/
  3. dakwatuna.com (Kenapa Mesti Ada Prasangka) *lupa linknya*
  4. http://www.kaunee.com/index.php?option=com_content&view=article&id=370:bahayanya-prasangka-buruk&catid=37:motivasi-islami&Itemid=89

Share this Post

About these ads

10 Responses

  1. Saya ingin tahu yang sebenarnya, apa benar yang diungkap oleh Pak George? Apa ada pesan sponsor hingga berani mengungkap hal ini cuma dari berita dan internet yang belum tentu kebenarannya.

  2. kita memang harus selalu berprasangka baik, gan! hehe.. salam kenal!..

    wassalam

  3. kembali merenung dan berfikir apakah diri ini masih ada prasangka

  4. “Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak. Bisa jadi di akhir usianya dia memeluk agama islam dan beramal sholeh, dan bisa jadi di akhir usia, diriku kufur dan berbuat buruk”

    >> wah mantep inih gan! TFS ya. ijin share via twitter ;)

  5. Prasangka.. oh prasangka. Terkadang begitu mudahnya itu menjalar di hati. Hendaknya qt selalu mengedepankn sikap tabayyun dan mencari kbenaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 230 other followers

%d bloggers like this: