Tahun kabisat adalah tahun yang angkanya habis dibagi 4 dan jumlah hari dalam setahun lebih banyak daripada tahun-tahun non-kabisat yaitu 366 hari.
Lalu bulan apa yang bertambah harinya??
Tentu saja bulan Pebruari..(februari apa pebruari ya??Pebruari ajah deyh..)
So, bulan Pebruari jumlahnya menjadi 29 hari.
Nah, dengan memanfaatkan tahun kabisat dan bulan pebruari yang jadi korban tahun ini, kita main teka-teki yuk..
Teka-tekinya gampang koq.. Tenang ajah..
Begini TeKa-TeKinya :
Berdasarkan kalender, maka tanggal 1 Pebruari 1984 adalah hari Rabu dan jumlah hari Rabu otomatis ada 5 buah (karena tahun kabisat)..
Nah, sekarang carilah tahun berikutnya yang sama-sama kabisat dan sama-sama memiliki jumlah hari Rabu sebanyak 5 buah otomatis tanggal 1 Pebruari juga hari Rabu donk!
Misal, 1 Pebruari 1992 adalah jawabannya, maka tanggal 1 Pebruari 1992 haruslah hari Rabu dan harus memiliki jumlah hari Rabu 5 buah juga(karena tahun kabisat juga).. Maka tahun berapakah yang dimaksud??Okeh coy? Paham??
Ini dia jawabannya…
Eits dijawab dulu sebelum liat jawabannya!!
JAWABAN :
Untuk tahun kabisat –> 366 % 7 = 2 (366 hari dibagi 7 akan sisa 2)
maka tahun selanjutnya pada bulan pebruari akan bertambah 2 (menjadi hari jumat)
Untuk tahun kabisat –> 365 % 7 = 1 (366 hari dibagi 7 akan sisa 1)
maka tahun selanjutnya pada bulan pebruari akan bertambah 1 (menjadi hari sabtu, dst….sampai tahun kabisat selanjutnya)
Jadi, dari tahun kabisat yang satu ke kabisat yang lain akan bertambah 5 hari..Koq bisa??
Karena dari tahun kabisat yang satu ke kabisat yang lain ada 4 tahun maka 2hari+1hari+1hari+1hari..
Sebenarnya itungan ini hanya mencari tahu apakah dari tahun kabisat yang satu ke kabisat yang lain bertambah 7 hari atau tidak….
Jika iya, maka tahun kabisat 1992 adalah jawabannya..
Tetapi berhubung jawabannya bukan 7 hari alias 5 hari, maka otomatis butuh 7 kali tahun kabisat lagi agar tanggal 1 Pebruari itu adalah hari Rabu kembali..
So, tahun berapakah itu??
7 tahun kabisat = 7 x 4 tahun = 28 tahun..
Hmm…Coba kita jumlahkan…
1984 + 28 tahun = tahun 2012
Iihhh….koq tahun 2012 lagi siihh..
Kiamat doonnkk!!!
Tenang coy!Nyante ajah…rileks…
Nggak ada hubungannya koq!
Filed under: Teka Teki Tagged: | kabisat, kabisat yang aneh, menentukan tahun kabisat, menentukan tahun kabisat selanjutnya, misteri kabisat, misteri tahun kabisat, tahun kabisat, tahun kabisat yang aneh



Sebenarnya pola 28 tahun seperti ini bukan sebuah keanehan namun itu karena sebuah pola matematis atau aritmatis yang eksak pada sistem perkalenderan masehi sehingga terciptalah pola siklus 28 tahun seperti di atas……
Hoho..
Brarti kabisat yang seru mas harusnya
wah keren juga..
baru tahu saya..
Kalau Tahun Hijriah Tahun Kabisatnya hari yang ditambah pada bulan apa ya?!!
# Sobirun Nur
Dari Muharram sampai Dzul-Hijjah, setiap bulan 30 atau 29 hari sehingga 354 hari setahun. Dalam setiap siklus 30 tahun, 11 tahun adalah kabisat (Dzul-Hijjah dijadikan 30 hari), yaitu tahun-tahun ke-2, 5, 7, 10, 13, 16, 18, 21, 24, 26 dan 29. Pada tanggal 28 Desember 2008, kita memulai tahun baru 1 Muharram 1430 Hijriah, tahun ke-20 dalam siklus 1411-1440.
Setiap 32 atau 33 tahun, dalam satu tahun Masehi terjadi dua kali Idul Fitri awal Januari dan akhir Desember) seperti pada tahun 2000 yang lalu. Idul Fitri berdekatan dengan Tahun Baru Masehi. Fenomena ini pernah terjadi pada tahun 1870, 1903, 1935, 1968, dan akan berlangsung lagi tahun 2033, 2065, 2098, 2130, dan seterusnya.
`Konversi tahun Hijriah ke tahun Masehi atau sebaliknya dapat dilakukan dengan memakai rumus:
M = 32/33 H + 622
H = 33/32 ( M – 622 )
Kalender Hijriah setiap tahun 11 hari lebih cepat dari kalender Masehi, sehingga selisih angka tahun dari kedua kalender ini lambat laun makin mengecil. Angka tahun Hijriah pelan-pelan ‘mengejar’ angka tahun Masehi, dan menurut rumus di atas keduanya akan bertemu pada tahun 20526 Masehi yang bertepatan dengan tahun 20526 Hijriah. Saat itu kita entah sudah berada di mana.
Mencari tahun kabisat, ternyata bukan hanya membagi jumlah tahun dengan 4, yang habis dibagi empat, adalah tahun kabisat, dan yang ada sisa, bukan kabisat….
ternyata setelah dihitung lagi, tidaklah demikian….karena dalam satu tahun ada perbedaan 5 jam 48 menit dan 45,1814 detik….
jadi kalau dijumlahkan tidak sampai 6 jam….sehingga untuk menentukan tahun kabisat atau bukan, haruslah membagi juga dengan 100, dan jika tahun tsb tidak habis dibagi 100, maka tahun kabisat. tetapi tahun yang habis dibagi 100, belum tentu kabisat, karena harus juga habis di bagi 400. jika tahun tersebut dapat habis dibagi 400, maka tahun kabisat.
jadi tahun 1900, 1300, 1500, ….bukanlah tahun kabisat….
Terimakasih sudah diingatkan…
lebih aneh lagi nih .. kenapa sih tahun kabisat hanya mengacu bulan februari aja … bulan2 lainnya kan gak habis dibagi 4 ?
28/4 = 7
31/4 = 7,75
30/4 = 7,5
29/4 = 7,25
saya rasa kita selama ini telah dibodohin ilmuwan yang menetapkan tahun kabisat habis dibagi 4 … kita gak kritis selama ini.
mau tanya ini
M = 32/33 H + 622
H = 33/32 ( M – 622 )
tu yang 622 di dapat dari mana ya
bagi teman2 yang tau tolong jawabanya ya
622 M dalah permualaan kalender hijriyah
bulan dan tahun kan hanya sebagai penanda saja bro… kenapa harus di permasalahkan???
Ini kan hanya teka teki -____-”
ngelu No…
pengen ngerti tapi malah mumet…
hehehehe
udah lupakan saja.. haha
info’y bagus sob…
1984-28-28-28=1900
tahun 1900 3x priode selumnya hari rabu d blan february cma ada 4…
sy lahir tgl 29 peb 1984.
Untungnya:
*gak prlu tiap thun traktir mkn tmn2.
*umur saya insy allah nnti tgl 29 peb 2012, baru 12thn aja. He..
*bagi cewk yg mw irit biaya ultah, sm sy aja ya. Wakakakakakakkakak..ohok..ohok..ohok..ngik..ngik..haaaattssiiiiimmm..
kurang lengkap