Kiamat 2012 adalah Konspirasi Pagan (1)

Sebenarnya saya tidak ingin membahas tentang isu kiamat 2012..
Tetapi gara-gara postingan saya yang berjudul “Kiamat” 2012 banyak menyesatkan orang, maka akan dibuat postingan mengenai “ISU” kiamat 2012 dengan pandangan yang berbeda. Postingan ini terdiri dari 10 buah tulisan. Koq banyak banget?? Iya karena banyak yang harus Anda ketahui, maka harap bersabar menanti tiap postingan yang akanberikan. Slamat membaca !!
SAYA SARANKAN YANG MEMBACA TULISAN INI ADALAH KAUM MUSLIMIN SAJA!!


Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.

Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.

Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra).

Pastor Herbert W. Amstrong, pemimpin Worldwide Church of God yang berpusat di AS yang juga sebagai Editor in Chief majalah Kristen Plain Truth yang bertiras delapan juta eksemplar tiap bulan, dengan jujur mengemukakan bahwa tanda salib memang berasal dari simbol paganisme. Bukan itu saja, Natal yang diperingati oleh Gereja Barat setiap tanggal 25 Desember pun oleh Amstrong dianggap sebagai kelanjutan dari ritual penyembahan kelahiran anak Dewa Matahari (Sun of the God). Sebab itu, Sunday dijadikan hari libur kaum Kristiani. ‘Sun’ berarti ‘Matahari’ dan ‘Day’ berarti ‘Hari’. Ritual pemujaan kaum pagan terhadap Dewa Matahari memang banyak dilakukan di hari Minggu (Sunday).

Pemujaan terhadap Dewa Matahari ini juga bisa dilihat dari arsitektur kota suci Vatikan, pusat Gereja Katolik Barat, di mana sebuah tiang tinggi berdiri di pusat kota suci ini. Obelisk merupakan simbol phallus dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Obelisk ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan juga… Jakarta! (Monas).

Lalu konsep Trinitas sendiri yang oleh kaum Kristiani dianggap sebagai konsep yang sakral juga berasal dari konsep paganisme kuno yang diwakili oleh Semiramis dan anaknya (Pagan Babylonia), Devka dan Khrisna (Pagan India), Isis dan Horus (Pagan Mesir), dan sebagainya.

Ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan setelah doa pun sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra).

Peradaban pagan kuno memang telah terkubur bersama peralihan zaman dan juga peperangan demi peperangan. Namun esensi dari kepercayaan banyak tuhan tersebut tidaklah pernah mati, bahkan di abad millennium ini kepercayaan kuno tersebut menjadi kepercayaan yang mendominasi umat manusia, tanpa banyak disadari. Simbol-simbol pagan menjadi simbol-simbol yang paling popular di dunia ini, dan mewarnai seluruh—SELURUH—institusi dunia seperti PBB dan sebagainya.

Bermula dari Iblis

Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari satu kelompok kecil para pengikut iblis (baca Eramuslim Digest edisi “Genesis of Zionism”), di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT. Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut dirinya dengan “Uncle Sam”), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa a.s.

Mereka adalah Paulus (Yahudi dari Tarsus) yang mengubah esensi dasar agama Nasrani dari yang hanya sebagai agama kaum Nabi Isa menjadi agama misi ke seluruh dunia. Mereka adalah Abdullah bin Saba’ (Yahudi dari Yaman) yang memecah umat tauhid ini. Mereka adalah Mustafa Kemal Attaturk (Yahudi dari Dumamah) yang menghancurkan kekhalifahan Turki Utsmani. Mereka adalah Terrence E. Lawrence (Yahudi dari Inggris) yang harum namanya di Saudi dan disebut sebagai Lawrence of Arabia. Mereka adalah Snouck Hurgronje (Yahudi Belanda) yang pura-pura masuk Islam dan menggunakan ‘keIslamannya’ sebagai senjata untuk menghancurkan umat Islam Indonesia.

Strategi Hurgronje ini dikenal dengan istilah “Izharul Islam” atau “Pura-Pura Islam” dan sekarang dipakai oleh banyak kaum liberalis, termasuk mereka yang mengaku-aku sebagai kaum liberal Islam yang banyak mempromosikan ide-ide pluralisme (keberagaman), hak asasi manusia, anti kekerasan, kebebasan, dan sebagainya. Jika sekarang ini ada segolongan orang Islam yang mulai terjangkit virus “Pluralitas” maka hal itu sesungguhnya mereka telah tercemar oleh keyakinan pagan, karena seorang Muslim wajib “Fardhu’ain” hanya berpegang pada Tali Allah SWT dan Rasul-Nya.

Dalam tulisan bagian dua, akan dipaparkan awal sejarah kelompok pagan modern di mana Adam Weishaupt, seorang Rabbi Yahudi yang berpura-pura menjadi Yesuit dan kemudian meninggalkan kelompoknya untuk kemudian menjadi pemimpin Illuminati, sebuah organisasi klandestin yang secara diam-diam menguasai perekonomian dan perpolitikan dunia saat ini. (bersambung)

22 Responses

  1. [...] adalah Konspirasi …Kiamat 2012 adalah K… on Kiamat 2012 adalah Konspirasi …Kiamat 2012 adalah K… on Kiamat 2012 adalah Konspirasi …Kiamat 2012 adalah K… on [...]

  2. bro… lo hrs ntn “The Arrivals” di youtube atau di http://www.wakeupproject.com

    disitu dijelasin mengenai semua yang lo paparkan diatas.

  3. Oke thanks bro!!!
    Menuju TKP!!
    Whuzzz…..

  4. EntutTTTTTTTTTTTT………..

  5. dilarang kentut di sembarang tempat…

  6. bagian akhir……..(bermula dari iblis)
    “banyak mempromosikan ide-ide pluralisme (keberagaman), hak asasi manusia, anti kekerasan, kebebasan, dan sebagainya”

    keburukan dari hal ini apa…???????

    ini kan baik mas’e……., suatu agama adalah yang paling benar MENURUT PENGANUTNYA…..

    KEnyataannya…agama ada banyak MAS……
    tiap pemeluk agama apapun punya pengalaman spiritual dengan “HAL” YAng mereka anggap Tuhan….

    lha terus…..Mau memaksakan suatu agama tertentu..????

    Udah gk jaman maz….hidup Toleransi..Bhineka Tunggal IKa…..

    • yang baik baik menurut manusia itulah kadang membawa kita jauh dari ajaran Allah melalui Rasul SAW. yang sudah tentu lurus namun perlu penafsiran.

      Agama memang ada banyak dan kita pun bisa mendirikan agama sendiri

      namun apakah semua agama akan membawa umatnya kepada jalan yg lurus setelah dibangkitkan nanti??

      yang pasti setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan secara individu

      salam. . . . .

  7. Yo itu terserah Anda..
    Jika Anda merasa Islam Liberal itu benar ya monggo..
    Jika Anda ingin memeluk agama Islam yang udah diedit oleh manusia supaya aturannya lebih ringan ya gpp…
    Tafadhol…
    Yang maksa sampeyan itu lho sapa??
    yang penting saya tetep memeluk agama Islam yang langsung dibawa oleh Rasulullah Muhammad SAW dan turunnya langsung dari Allah..
    Okeh coy?

  8. bner bgt.
    sape juga yang maksa2 yah?? hihi.
    pan ini cm wacana.
    justru klo tidak mw menerima wacana (baca: bukan berarti mencuci otak), justru dogmatis.
    tkut untuk me-”make sense”kan apa yang kita yakini selama ini.
    karena islam itu universal dan lahir atas sebuah pemikiran yang masuk akal. tidak di dibuat2 untuk kepentingan sendir.

    *cheers*

  9. Horeee….
    Ada pendukungnya!!

  10. bner sekali………. stoedjoe..

  11. Saya mau tanya sama Mas Rino.
    Hampir senada dengan ngoz ngoz.
    Saya agak bingung mengenai sikap Anda atas beberapa hal yang akan saya tanyakan berikut:

    1. Apakah Anda menentang keberagaman? Saya tidak. Setau saya Rasulullah pun tidak, karena beliau melarang kita untuk menyakiti kaum kafir yang tidak menyakiti kita. Pada masa Rasulullah masih ada dan berjaya, masyarakatny juga heterogen (plural), tidak homogen (singular). Bahkan Al-Quran pun mengakui adanya keberagaman. Sikap Al-Quran? Lakum dinukum waliyadin. Yang penting kita ga terseret ke arah kemurtadan. Mengakui adanya keberagaman tidak sama dengan mengakui kebenaran semua agama. Setuju?

    2. Apakah Anda mengakui adanya hak azasi manusia? Kalau saya mengakui hak itu. Termasuk hak untuk memilih agama yang diyakininya. Namun saya juga mengakui bahwa hak harus dipertanggungjawabkan. Nah, kalau ada orang yang memilih agama yang salah, tentu nanti ia akan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah SWT. Kita wajib mengingatkan, tapi kita tidak akan bisa memaksa orang. Kalau dia ga mengundahkan peringatan kita, ya terserah, tanggung sendiri akibatnya nanti. Setuju ya?

    3. Apakah Anda tidak anti kekerasan? Kalau saya cenderung untuk anti kekerasan, dalam arti saya tidak akan memulai kekerasan. Saya tidak akan menggunakan kekerasan untuk membuat orang lain menyetujui pendapat saya, karena meskipun orang itu akhirnya jadi setuju dengan saya, itu karena dia takut pada saya, bukan karena sadar akan kesalahannya. Kekerasan hanya akan saya gunakan untuk membela diri dari kekerasan yang sudah lebih dulu dilakukan orang lain atas diri saya. Kekerasan adalah cara terakhir yang akan saya gunakan jika keselamatan diri saya sudah terancam. Kekerasan hanya senjata terakhir untuk melindungi diri jika sudah tidak ada jalan lain. Menurut Anda gimana?

    4. Apakah Anda tidak menghargai kebebasan? Bagi saya, kebebasan merupakan bagian dari hak azasi manusia. Berhubung saya mengakui hak azasi manusia, maka saya menghargai kebebasan. Tapi lagi-lagi, kebebasan harus dipergunakan dengan bijak dan bertanggung jawab. Kalau saya ingin bebas beribadah, melaksanakan shalat berjamaah di masjid, menghadiri majlis taklim, maka saya harus sadar bahwa penganut kepercayaan lain juga mendambakan kebebasan itu. Sekali lagi, saya tidak mengatakan bahwa ritual ibadah kepercayaan lain itu benar menurut Allah, namun saya hanya menghargai kebebasan mereka. Selama mereka tidak mengganggu akidah saya, saya tidak akan protes. Saya hanya wajib mengingatkan bahwa mereka salah menurut iman saya. Jika mereka tidak mau mendengar, ya sudah. Asal tak menganggu saya dan akidah saya, saya pun tak akan mengganggu mereka. Lalu jika mereka mencoba me’racuni’ saudara2 seiman saya gimana? Itu baru saya lawan, dan sekali lagi, kekerasan adalah jalan terakhir. Banyak cara melawannya, misalnya dengan memperkuat akidah saudara2 saya itu. Brain first, muscles later. Kalau menurut Mas Rino gimana?

    Kira2 itu dulu yang ingin saya ketahui dari Mas Rino. Mudah-mudahan kita sepandangan, kalau tidak pun ya tidak apa-apa. Bukankah perbedaan adalah rahmat?

  12. Jawaban saya adalah sama dengan jawaban mas Eko…
    Mending langsung saja kalimat atau statement mana dari saya yang membuat saya seolah-olah seperti orang yang :
    1. Menentang keberagaman
    2. Memaksakan agama
    3. Cinta kekerasan
    4. Tidak menghargai kebebasan
    Saya mengajarkan ke mente saya untuk menghargai agama lain, kenapa saya mesthi melanggar ucapan saya sendiri??
    Bisa dimaklumi, mungkin bahasa tulisan berbeda dengan bahasa lisan

  13. Aq sih setuju ma Mas Rino, percaya ma agama yang dibawa
    Muhammad Rasullullah dan berusaha menjalankan sunahnya dan sedikit2 baca2 Hadistnya, biar ga’ salah, dgn mencintai Nabi qta semoga qt nanti
    mendapat syafaat-Nya, tutup mata, telinga dan hati deh buat yang lain.. : )
    Tapi jgn lupa qt juga harus berusaha sekuat tenaga
    mengamalkan surat Al- Ashr : yang intinya “saling tolong menolong dalam kebenaran dan kesabaran “,
    atau ber AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR (mengingatkan teman yg salah memberitahu jalan yang LURUS, SEMOGA MEREKA MAU MENDENGARKAN ( yAng dibuka hatinya sama Allah )

  14. ikutan dong….

    detailnya begini……( cueilaaahhhhh )…….

    sesungguhnya semua manusia dimuka bumi ini menginginkan satu yg sama dengan sadar ataupun tidak dan suka ataupun tidak…….buktinya ?!!! :

    semua manusia dimuka bumi ini pasti sangat menyukai orang yg penyayang, sesungguhnya yg disukai itu sifatnya atau orangnya? sudah barang tentu sifatnya…sesungguhnya siapa sebenarnya yang maha penyayang itu ( Allah ar – rahman, ar -rohim )

    singkatnya….semua manusia menyukai dan menginginkan kebaikan2 yg bersumber dari sifat2 Allah ( Al asma’ul husna)…itu adalah bukti bahwa sesungguhnya semua manusia dimuka bumi ini menginginkan Allah ( La ilahaillallah )….tidak ada YG LAIN selain allah..

    begitu looohhhhhhh

  15. Ikutan dong ….. saya sih berpikir gini bahwa semenjak Islam itu disempurnakan oleh Allah SWT melalui utusannya Rasulallah Muhammad SAW dimuka bumi ini sebagai agama yang Rahmatan lil alamin. Menjadi kewajiban umat Islam saat itu (tentu sampai sekarang) untuk mengajak umat yang lain menganut agama Islam. Dengan kenyataan bahwa dimasa Kenabian Muhammad SAW sampai para sahabat melaksanakan dakwahnya sampai2 dengan melakukan ekspansi ke negeri tetangga dan itu dilakukan sampai Islam benar-benar jaya dimuka bumi ini dari timur sampai barat. Hal ini dimaksudkan bahwa bila Islam berjaya bumi ini akan rahmatan lil alamin, dan itu terbukti sampai2 pada masa Rasulallah perbedaan2 tetap dilindungikan (agama yang lain bisa berdampingan, dlln). Coba kita liat sekarang siapa yang dominan memimpin bumi ini? apakah mereka bisa mengatur bumi ini dengan baik? tidak jawabannya. Memang mestinya Islam kembali yang memimpin (menunggu Nabi Akhir zaman).

  16. nambah yach ……
    pernyataan ini sebenarnya saya untuk ngedukung yang bener dan semoga yg bener mas rino…

    seperti saya sampaikan diatas bahwa Islam itu sekarang sudah sempurna sesuai ayat yang di firmankan Allah SWT ke nabi kita waktu selesai haji wada’ yg kurang lebih artinya gini “Pada hari ini telah kucukupkan nikmat-Ku dan telah Ku sempunakan Islam sebagai agamamu”

    laa … kalau kemudian ada orang Islam yang mengakui bahwa agama lain juga punya Tuhan sendiri ya keblinger ini (Tuhannya itu sopo…) mestinya kita ngomongnya sebagai orang Islam itu gini, Tuhan mereka orang-orang non Islam itu ya Allah Tuhan kita, hanya mereka belum mendapat petunjuk gitu.

    Kalau kemudian ada juga orang Islam yang dengan terang-terangan bilang bahwa mengakui pluralisme adalah benar juga keblinger saya bilang, itu artinya menganulir ayat yang saya sampaikan diatas. Apakah orang ini tidak takut mendapat murka Allah apa?

    Islam itu lahir semenjak manusia pertama dibumi ini yaitu Nabi Adam AS dengan meng Esakan Allah. Kemudian diteruskan oleh Nabi-nabi selanjutnya dengan risalah masing-masing sesuai yang diwahyukan dari Allah SWT, sampai akhirnya disempurnakan risalahnya pada Nabi Akhir zaman yaitu Rasulallah Muhammad SAW.

  17. Kiamat po ndak terserah sama Allah SWT, mau agamane opo terserah atine sampeyan piyambak. Ora usah eker-ekeran, yang penting menuruti kata hati ne dewe2. siapa yang benar dan siapa yang salah ? gak ada yang benar dan gak ada yang salah, yang ada mung manakah yang paling sempurna…yo kui agamaku, agama ISLAM. nek kamu pikir agamamu paling bener yo karepmu, mending siapkan diri dari sekarang, lunasi utang2ane, nyuwun ngapuro karo wong tuo, jo samiyo-miyo marang liyan. ngibadah sing bener..ok..maturnuwun. pisss thurrr

  18. Kita lihat saja nanti di akhirat siapa yang ada di SURGA orang-orang liberal yang mentafsirkan agama dengan hawa nafsunya dan logika sekenanya, orang kafir dan orang yang tidak beragama atau orang muslim yang taat yang kami mendengar dan kami taat terhadap Al-Qur’an dan sunnah. pemenangnnya adalah SIAPA YANG TERTAWA PALING AKHIR.

  19. Asslmu’alaikum Wr Wb.Bagi saya mah,Perbedaan adalah Rahmat, ga perlu kita memandang orang lain salah siapa tahu kita sendiri yang salah. Karena yang tahu masalah hati adalah kita dan Allah SWT saja.Yng penting kita punya AL-Qur’an dan HAdist juga Ijmak.Oce….Wassalamkum Wr.Wb.

Leave a Reply