Membuka Visio Diagram pada Jendela yang Berbeda

Microsoft Visio adalah aplikasi diagram di luar paket produk Microsoft Office. Visio memungkinkan pengguna untuk menggunakan grafik vektor untuk membuat berbagai diagram. Ketika membuka dokumen Visio yang tersimpan atau membuat diagram baru, biasanya dokumen Visio tersebut dibuka pada satu jendela saja. Sehingga membuka beberapa file Visio dan berpindah dari satu file ke file lainnya adalah pekerjaan yang cukup menyiksa. Lalu apakah bisa membuka beberapa file visio dengan jendela yang berbeda?

Jawabannya adalah bisa!! Kita bisa menginstruksikan Microsoft Office Visio untuk membuka setiap file Visio dalam jendela yang berbeda.

Untuk dapat membuka file visio di jendela berbeda, ikuti registry hack berikut, tenang gampang kok :

  1. Buka Microsoft Visio.
  2. Buka menu Tools -> Options -> tab Advanced.
  3. Centang tulisan Put all settings in Windows Registry option.
  4. Jalankan Registry Editor dengan perintah Run, kemudian ketik regedit.
  5. Arahkan ke registry key berikut:

    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Office\12.0\Visio\Application\

  6. Pada jendela sebelah kanan, klik kanan pada SingleInstanceFileOpen, kemudian pilih Modify. Ubah nilai SingleInstanceFileOpen dari 1 menjadi 0.

Untuk registry Visio versi lainnya adalah sebagai berikut :

Visio 2003

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Office\11.0\Visio\Application\

Visio 2007

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Office\12.0\Visio\Application\

Visio 2010

HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Office\14.0\Visio\Application\

Sekilas Kisah tentang Henry Ford

Hari ini saya mendapatkan cerita menarik dari seorang Henry Ford, Pemilik bisnis Ford Motor Company, yang punya pabrik mobil besar.

Suatu saat dia ditantang oleh seorang Professor, katanya Mr.Ford itu sebetulnya tidak banyak tahu apa-apa soal teknik permobilan. Lalu si Profesor bertanya segala macam hal yang teknis dengan detail.

Mr.Ford hanya diam saja, tapi kemudian dia berkata kepada si Professor untuk menuliskan list pertanyaan-pertanyaan itu dan dalam 1 jam akan dia jawab. Professor bingung kok bisa menjawab semua pertanyaan dalam 1 jam?

Betul saja, Mr.Ford kembali dalam 1 jam dan semua pertanyaan itu terjawab.

Professor makin bingung kok bisa ?. Mr.Ford menjawab, ” Saya mungkin tidak bisa menjawab pertanyaan2 itu semuanya sendiri, tapi saya bisa mencari orang2 yang bisa menjawab pertanyaan apa saja”.

You don’t need to know everything, but you need to know how and from whom to find the answer.

Itu sebabnya Mr.Ford adalah Presiden dari Ford Motor Company dan memproduksi ratusan ribu mobil dan mempekerjakan ratusan ribu pegawai sementara si Professor tetap seorang professor yang bekerja untuk orang lain.

Dari cuplikan kisah di atas saya jadi teringat sosok wanita paruh baya di kantor saya. Dia sebagai pengurus koperasi, dia bukan ahli accounting, bukan programmer, bukan mantan distributor, bukan arsitek.
Tapi dia bisa mengelola koperasi kantor dengan omset besar bergaya arsitektur modern, dilengkapi dengan SOP detail dan sistem IT yang cukup canggih.
Saya kagum dengan jaringan luas yang dia miliki dan bagaimana dia menjaga relationship dengan para partnernya.
Dengan begitu dia tak perlu menjadi ahli di semua bidang, dia cukup bertanya kepada partner2nya yang ahli di masing2 bidang.

Perjuangan Berat di Jakarta Marathon 2014

Sebulan sebelum Jakarta Marathon 2014 saya sangat bersemangat untuk meraih target sub 4 (finish time di bawah 4 jam).
Namun takdir berkata lain, 25 Oktober 2014, semalam sebelum hari H saya muntah hebat.
Semua nutrisi yang saya makan sejak pagi sampai malam keluar semua. Dan hanya bisa makan tiga suap nasi untuk mengganjal perut sebelum tidur karena jika makan lebih dari itu maka mual akan datang kembali.
Pagi hari dengan berbekal 2 helai roti & 3 biji kurma saya beranikan diri untuk tetap ikut Full Marathon meski dengan badan kesemutan & lemas, seluruh sendi sakit, dan sedikit menggigil.

Semua bermula saat Sabtu pagi saya melakukan carbo loading dengan mengkonsumsi kurma, cranberry, susu, roti & keju.
Pagi sampai siang badan masih baik-baik saja, tapi semua berubah saat negara api menyerang. Ulangi, tapi semua berubah saat sore hari menjelang, tiba-tiba rasa mual datang dan setelah saya runut ternyatah penyebabnya susyuuu.. Susu yang baru saya buka hari Jumat ternyata hari Sabtunya dia berulang tahun, iya kadaluarsa.
Pantes aja tiap mau makan mual karena lambung & usus sudah berisi bakteri, aku kotorrr, aku hinaaa, Tuhaannn ampuni akuu..
Entah mengapa 2 hari sebelum race saya merasa tenang & rileks. Bukan karna saya sudah siap melainkan malah saya tidak punya hasrat lagi untuk meraih sub 4. Seperti sebuah firasat bahwa akan terjadi sesuatu di hari H.

Jakmar 2014 (2)Sambil mata terpejam saya merasakan kaki semakin berat melangkah, rasa payah seperti telah berada di KM 27, padahal saya masih di KM 15, sudah sampai monas lagi, dekat finish line, saatnya menyerah?
Hmm.. rasanya tidak, masih ada KM 21 di Kuningan, dekat kosan, jika menyerah, saya bisa menyerah di sana.
Mengingat saya tak ada nutrisi & dehidrasi, saya putuskan untuk berjalan kaki dengan pace 10 min/km untuk “sarapan” di tiap water station. Ada buah, ada mijon, ada akua, sponge. *mas itu spon nya ga bisa dimakan.
Ok, sambil berjalan saya buka wasap sembari mencari dukungan dari teman2 terdekat. Ada yang mendukung & ada yang menyarankan agar saya berhenti saja alias DNF (Do Not Finish). Saya putuskan untuk lanjut berlari, padahal baru jalan kaki 500 m.
Tidak terasa KM 21 sudah terlewati & sesampainya di KM 27 saya merasakan kelelahan yg sangat. Kulihat jam tangan sudah 3 jam saya lari + jalan, kalau pun saya lanjutkan jalan kaki saya butuh waktu 3 jam lagi.
Saya pun tetapkan kembali titik nyerah di KM 30, iya, gatsu itu juga deket kosan saya. Tapi setelah mau menyerah di KM 30 saya kembali berpikir “apa iya mau nyerah? 12 KM lagi lho..” Dan teteup, saya kembali melanjutkan “perjalanan”.
“Saya tidak ingin menyerah, saya sudah berada di titik ini, sudah banyak yang saya korbankan untuk persiapan marathon, baik materi, waktu, tenaga maupun kebersamaan dengan keluarga & orang tersayang. Saya juga berlari di sini untuk charity Run for Forest. Rasanya terlalu banyak alasan pendukung & pengorbanan yang menjadi sia sia jika saya menyerah sekarang.”

Syukurlah di KM 33 saya seperti mendapatkan “second wind”. Saya merasa bisa berlari konstan lagi meski dengan pace super lambat. Saya pun berlari dengan pace 7:30-8:00 min/km sampai finish. Alhamdulillah saya finish dengan net time 5 jam 23 menit.

Terima kasih buat para forest runners yang menjadi inspirasi saya.
Terima kasih buat semua teman yang memberi dukungannya sebelum, selama & setelah race dan juga yang menyapa sesaat sebelum atau sesudah finish line.

THAT WHAT FRIENDS ARE FOR. . .

Jakmar 3

Pesanku untuk Para Trader Reksadana

sedih baca status temen2 seperti “feeling hijau nih”, “hmm.. kira2 bakal merah lagi gak ya”, bla.. bla.. bla..

guys, kalian bukan peramal. Akan susah menebak IHSG ke arah mana jika IHSG ditutup pukul 16:15 tapi kita “meramal” sejak pukul 12:00.

FYI, pukul 09:00-11:00 itu di dunia saham terkenal dengan permainan market & transaksi sebenarnya itu terjadi pukul 11:00-12:00 dan aktif lagi pukul 15:00-16:15.

Apalagi kita tidak pernah tahu harga reksadana yang kita pegang bakal naik atau enggak. Bisa jadi top holdingnya naik rata2 3% tapi harga reksadananya cuma naik 1%, bisa jadi IHSG hijau dia malah merah atau kebalikannya. Apakah kita tidak sedang berjudi?

MI punya dana kelolaan yang besar, jumlahnya bisa mencapai triliunan.
Jika mereka ingin mengejar profit, mereka bisa saja menjual beberapa saham yang mereka punya di harga tinggi, dan karena uang mereka banyak sehingga membuat harga saham2 tsb tiba2 turun. Kemudian para investor retail ikut2an menjual saham mereka karena takut rugi semakin dalam (istilahnya cut loss atau jual rugi) sehingga harga saham tersebut semakin turun dan saat sudah mencapai titik terendah, MI membeli saham itu lagi untuk bisa dijual di harga tinggi lagi. Apa kita tidak sedang bahagia di atas penderitaan orang lain (baca : para investor retail)?

IHSG bisa ditentukan kemana arahnya, ya bisa, dengan analisa fundamental & teknikal.

Sekarang seberapa dalam kah ilmu teknikal kita?
- Apakah kita ngerti tentang tipe chart seperti Bar Chart, Candlestick chart, Point & figure chart?
- Apakah kita ngerti tentang reversal pattern seperti head & shoulder, double/triple tops/bottoms, wedges, saucer tops/bottoms?
- Apakah kita ngerti tentang Continous Pattern seperti triangles, rectangles & flats, flag & pennants?
- Apakah kita ngerti tentang Technical Indicator seperti Stochastic, RSI & Parabolic SAR, MACD, EMA?

Dan tahukah ahli teknikal pernah bilang ke saya apa? Teknikal itu tingkat akurasinya MAKSIMAL hanya 60-70%, jadi walaupun kita sudah menguasai semua ilmu teknikal di atas, masih bisa salah.

Dan ilmu fundamental kita?
Sudah tahukah kita parameter apa saja yang bisa mempengaruhi naik turunnya IHSG? Seperti seberapa besar pengaruh kenaikan BBM terhadap inflasi, apa pengaruh inflasi, pengumuman RAPBN, BI Rate, defisit neraca berjalan (CAD), dll terhadap IHSG?

Baiknya berinvestasi lah minimal 1 tahun untuk menjauhkan kita dari sekedar memanfaatkan fluktuasi harga saja.
Kenapa 1 tahun? Ini hanya berdasarkan karakteristik dari pergerakan mayoritas saham.
Laporan perusahaan akan keluar tiap kuartal. Tp tidak serta merta harga lgsg naik/turun berdasarkan laporan tsb. Ada yg nunggu hingga tengah tahun bahkan sampai akhir tahun utk mengetahui sudah brapa % pencapaian suatu perusahaan dari target yg mereka tetapkan.

Kalo baru 3 bulan ternyata bisnis perusahaan mengalami masalah ya silakan keluar, tp selama masih on track namun harga kok ga naik2 ya kenapa hrs dijual, tinggal menunggu waktu saja.
Beda lg jika ada masalah di manajemen seperti kasus cipaganti atau sentul atau bahkan kasus right issue BW Plantation, wajar jika kita jual secepatnya karna harga akan anjlok.

Yang penting poin yg saya tekankan adalah kita itu punya dasar kenapa kita beli, kenapa kita jual. Ada latar belakangnya, ada ceritanya.

Misal kita beli saham semen gresik karna alasannya 2 pabrik yg di bangun di jayapura sudah mulai beroperasi jd dlm beberapa tahun ke depan volume produksinya akan naik & harusnya volume penjualan jg meningkat jd harga saham jg terkatrol naik.
Pun juga gitu ketika mau keluar juga ada dasarnya, tidak hanya based on NAB aja, tidak hanya ambil untung dr harga yg naik turun sesaat aja.

Saran saya kalo diterapkan di reksadana ya tanya aja ke MI nya pegang saham apa aja trus analisa sahamnya masing2 kira2 kita paham ga sama bisnis dari mayoritas saham yg dipegang MI tsb.

Boleh jg tanya ke MI alasan belinya apa, pasti mereka punya cerita dan tanyakan mau hold saham tsb brp lama biar kita gak beli kucing dlm karung.

Jadi gak sekedar bingung ihsg hari ini merah apa ijo. Lebih bagus lagi kalo kita tahu ihsg sampai akhir tahun arahnya bakal kemana.
Kayak sekarang nih, ihsg akan downtrend sampai akhir oktober 2014 & mulai uptrend lg november sampai akhir tahun 2014.
Kalo kita paham makro ekonomi pasti kita tahu hal2 semacam ini. Jadi bakalan ga subscribe sekarang tp awal november sambil nunggu sinyal ihsg naik lagi.

Kalo pun emank tetep mau trading ya plajari lah tentang ilmu teknikal & manajemen cut loss. Gak ada namanya trader tp pake ilmu shobirun doank.
Ilmu shobirun hanya utk investor jangka panjang

Bisa jadi reksadana yang kita pegang syariah tapi cara kita dalam berinvestasi tidak syar’i. So? Silakan direnungkan.

Reksadana Syariah

Belajar dari krisis tahun 2008 membuat banyak orang mempertanyakan sistem ekonomi kapitalis yang selama ini dianggap paling hebat ternyata bisa ambruk juga. Efek krisis ekonomi yang dimulai dari Negara AS sebagai pusat ekonomi kapitalis menjalar ke semua negara termasuk Indonesia. Akibat dari krisis tersebut beberapa negara mulai mencari sistem ekonomi yang ideal yang dapat menggantikan sistem ekonomi kapitalis, dan mereka menemukan sistem ekonomi Islam atau syariah adalah sistem ekonomi yang ideal.

Pada prinsipnya reksadana syariah sama dengan reksadana konvensional hanya saja dalam pengelolaannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah dipasar modal. Sesungguhnya berinvestasi merupakan bagian dari Islamic wealth management yang diklasifikasikan pada Wealth Accumulation (akumulasi kekayaan) tentunya dengan berlandaskan kepada Alquran dan Hadist dengan nilai-nilai kejujuran, keadilan dan bermanfaat bagi sesama.

Untuk lebih jelasnya tentang apa itu reksadana bisa dilihat pada video berikut :

atau bisa dilihat pada penjelasan di wikipedia >> http://id.wikipedia.org/wiki/Reksadana

Kebijakan Investasi Reksa Dana Syariah

Kebijakan investasi reksa dana syariah yakni hanya berinvestasi pada perusahaan dengan kategori halal,  dan memenuhi rasio keuangan tertentu. Halal yang dimaksud adalah perusahaan tersebut tidak memproduksi atau menjual sesuatu yang haram menurut Islam, seperti menjual daging babi, minuman keras, bisnis hiburan maksiat, judi, pornografi, dsb, tidak merugikan orang banyak, tidak merugikan orang dan bersifat mudarat (rokok), tidak boleh investasi pada portfolio yang yang bersifat riba (adanya bunga), bukan judi (maysir), perdagangan yang tidak disertai penyerahan barang, perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu (bay al najsy), jual beli mengandung ketidakpastian (gharar) dan spekulatif, serta transaksi suap (risywah).

Memenuhi rasio keuangan tertentu, maksudnya total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82 persen (delapan puluh dua per seratus) yang berarti modal 55 persen dan utang 45 persen, total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue) dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10 persen.

Kebijakan Investasi reksadana syariah hanya dapat dilakukan pada instrumen keuangan yang sesuai dengan Syari’ah Islam, meliputi:

  1. Efek Pasar Modal Syariah:
    - Obligasi Syariah (Sukuk);
    - Saham-saham yang masuk dalam DES (Daftar Efek Syariah), serta efek surat hutang lainnya yang sesuai dengan prinsip syariah.
  2. Instrumen Pasar Uang Syariah:
    - Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI)
    - Sertifikat Investasi Mudharabah Antar-Bank (SIMA)
    - Certificate of Deposit Mudharabah Mutlaqah (CD Mudharabah Mutlaqah)
    - Certificate of Deposit Mudharabah Muqayyadah (CD Mudharabah Muqayyadah)

Reksa Dana Syariah menandakan bahwa dalam pengelolaannya manajer investasi menganut prinsip syariah seperti :

  1. Hanya membeli saham,obligasi dan pasar uang yg masuk dalam daftar efek syariah dan sesuai dg prinsip syariah
  2. Melakukan cleansing bila dlm portofolio reksa dana terdapat keuntungan yg sifatnya tidak sesuai dg syariah
  3. Adanya Dewan Pengawas Syariah yg ditunjuk untuk memastikan agar pengelolaan investasi memperhatikan kaidah-kaidah syariah

Dengan adanya cleansing maka saat ada pendapatan yang tidak syar’i maka manajer investasi akan menyisihkan uang tersebut lalu menyumbangkannya ke yayasan amal yang disepakati antara Manajer Investasi dan Dewan Pengawas syariah.
Salah satu hal yang dapat menyebabkan cleansing misalnya ketika suatu saham membagikan deviden lalu setelah diteliti lebih jauh ternyata saham tersebut merupakan holding dari beberapa anak perusahaan yang salah satunya bergerak dibidang perbankan yang konvensional

Bagi umat muslim landasan akan pentingnya berinvestasi antara lain berdasarkan hadist: ”Allah akan memberikan rahmat kepada seseorang yang berusaha dari yang baik, membelanjakan uang secara sederhana, dan dapat menyisihkan kelebihan untuk menjaga saat dia miskin dan membutuhkannya. [HRMuslim&Ahmad]”

Fatwa MUI ttg Reksa Dana Syariah, silakan dipelajari di

http://www.bapepam.go.id/syariah/fatwa/pdf/20-Pedoman_Investasi_Reksa_Dana.pdf

Reksa Dana Syariah Terbatas hanya masyarakat muslim saja?

Tidak, karena pada dasarnya syariah itu bukan ”Keyakinan” melainkan ”Sistem Ekonomi” yaitu dengan mengedepankan prinsip kejujuran, keadilan dan bermanfaat bagi sesama itu menjadi nilai-nilai dasar kemanusiaan apapun agamanya dan berasal dari suku manapun.

Prinsip tanpa RIBA juga tidak hanya ada didalam Islam tapi juga di Nasrani, Yahudi dan agama lainnya. Silahkan cek pada kitab agama masing-masing. Tidaklah heran jika saat ini perkembangan syariah khususnya reksadana syariah sudah sampai ke Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, China, Hongkong dan banyak negara lainnya yang bukan mayoritas beragama Islam tetapi memakai konsep dasar syariah dalam pengelolaan keuangan dan Investasi.

Lebih dari itu di London sudah terlebih dahulu ada FTSE Global Islamic Index dan di Amerika Serikat sudah ada Dow Jones Islamic Indeks jauh sebelum Indonesia yang notabene adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Selamat berinvestasi reksadana syariah, jangan lupa tentukan profil resiko anda, tentukan tujuan keuangan dan jangka waktu investasinya setelah itu mulailah lakukan investasi beerdasarkan klasifikasi diri anda sesuai butir butir diatas dan selamat menikmati hasilnya. Jadikan syariah sebagai way of life apapun suku anda, apapun agama anda dan suku anda. Kecil bersenang-senang, muda bekerja & investasi, tua sejahtera, meninggal masuk surga.

Sumber :

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/08/10/07564982/Apa.Itu.Reksa.Dana.Syariah

Berapa Banyak Cairan yang Dibutuhkan Selama Latihan?

Kita semua tahu bahwa menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah faktor penting yang tidak boleh diabaikan. Setiap sel dalam tubuh kita bergantung pada air untuk berfungsi dengan baik.

Saat berolahraga dan latihan, kebutuhan cairan tubuh akan meningkat. Itulah sebabnya banyak orang mengalami sakit kepala, keletihan dan bahkan koma ketika tubuhnya kekurangan cairan (dehidrasi) saat berolahraga.

Berapa Banyak cairan yang Dibutuhkan Setiap Hari?
Tubuh dan aktivitas masing-masing orang berbeda. Itulah sebabnya kebutuhan cairan masing-masing orang juga berbeda. Orang yang tinggal di iklim panas tentu lebih banyak membutuhkan cairan ketimbang mereka yang tinggal di iklim dingin.
Umumnya setiap orang membutuhkan sebanyak 2-3 liter air perhari. Ini sederhana, mudah diingat dan tampaknya berlaku bagi semua orang.

Cara terbaik untuk menguji apakah tubuh Anda cukup cairan atau tidak, lihatlah air kencing Anda. Jika warnanya kuning pekat bisa jadi Anda sedang kekurangan cairan. Meski terkadang mengonsumsi multivitamin dapat mengubah warna urin, tapi cara ini bisa dijadikan langkah sederhana apakah Anda kekurangan cairan atau tidak.

Minum 1-2 gelas air saat bangun tidur juga dapat membantu tubuh tetap terhidrasi karena tubuh telah berpuasa dari makanan dan cairan selama Anda tidur.

Berapa Banyak Cairan yang Hilang saat Latihan?
Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang meremehkan berapa banyak mereka berkeringat ketika latihan. Banyak orang tidak menyadari bahwa keringat yang keluar dari tubuh mereka saat latihan bisa mencapai 0,8 hingga 1,4 liter air dari keringat.

Bahkan ada catatan yang menyebutkan jika seseorang sangat mungkin mengeluarkan keringat sebanyak 5 liter selama 1 jam latihan, namun mereka tidak menyadarinya!

Jika Anda ingin menghitung berapa banyak cairan yang keluar saat latihan, Anda bisa mencoba 3 tes sederhana berikut ini:

Timbang badan Anda dalam keadaan telanjang
Catat angkanya, kenakan pakaian Anda dan berlatihlah selama 1 jam.
Jika memungkinkan, jangan makan dan minum selama latihan.
Timbang badan Anda kembali dalam keadaan telanjang
Catat angkanya, dan Anda akan menemukan selisih dari angka yang pertama. Itulah jumlah cairan tubuh yang hilang.
Misalnya Anda menemukan berat badan Anda berkurang 1 kg atau sama dengan 1 liter air, apakah ini artinya Anda akan minum cairan dalam jumlah tersebut dan Anda akan baik-baik saja? sayangnya tidak semudah itu.

Cerdas Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Ini bukan hanya tentang seberapa banyak Anda minum selama latihan. Sel-sel tubuh Anda tidak dapat menyerap air secepat mereka mengeluarkannya, dan ketika Anda berolahraga maka sebagian sistem pencernaan Anda akan dimatikan pula, yang berarti bahwa sebagian besar cairan terkumpul di perut dan membuat Anda merasa kurang nyaman.

Tidak hanya itu, jika Anda langsung minum 1 liter air untuk mengisi kembali jumlah yang hilang maka hal ini dapat mengganggu kesimbangan sodium dalam darah dan mengakibatkan EAH (exercise-associated hyponatraemia) atau keracunan cairan yang bisa mengakibatkan kejang-kejang hingga kematian.

Cara cerdas untuk menangani ini adalah Anda tidak harus minum cairan sebanyak yang Anda keluarkan saat Anda latihan, karena tubuh Anda tidak bisa menyerap secepat yang Anda kira. Itulah sebabnya Anda dianjurkan untuk membagi konsumsi cairan dalam satu hari agar tidak mengejutkan sistem tubuh.

Pre – hydrating (kondisi sebelum dehidrasi) adalah hal yang sangat penting. Bahkan pelatih atlet marathon dan triathlon akan memberitahu Anda, membuat tubuh terhidrasi bukanlah dilakukan di hari pertandingan, tetapi bagaimana pola mengonsumsi cairan dua hari menjelang pertandingan. Waktu dua hari tersebut dianggap sebagai waktu ideal tubuh menyerap cairan dengan maksimal dalam rangka mempertahankan kinerja tubuh secara optimal.

- Denny Santoso, S.Kom

Meniru Rasulullah, Syariat atau Budaya?

Ada 2 hal yang membedakan kita dengan Rasulullah SAW, yaitu :
1. Waktu, beliau hidup di abad ke-5, kita hidup di abad ke-20, banyak hal yang berubah terutama dari segi teknologi
2. Budaya, beliau hidup di daerah timur tengah khususnya Arab. Tentu saja budaya Arab berbeda dengan budaya kita yang mayoritas terpengaruhi oleh budaya Melayu.

Dari situ lah lantas muncul suatu pertanyaan, apakah semua yang dilakukan Rasulullah SAW dapat kita tiru semuanya atau kah itu hanya budaya orang Arab saja atau memang kehidupan di masa lalu memang seperti itu? Mari kita bahas sedikit tentang ini.

Makanan Pokok (Budaya)

Makanan pokok orang Arab ialah roti, sedangkan kita mayoritas masih makan nasi. Mayoritas dari kita tentu masih sulit untuk meninggalkan nasi dan menggantinya dengan roti saja. Pernah suatu saat karena ingin meniru Rasulullah, di pesantren semua santri dikasih sarapan 2 roti + mentega + coklat. Pukul 8.30 para santri sudah mengeluh kelaparan.

Ustadz : “kenapa?”
santri : “lapar ustadz, belum makan”
Ustadz : “lho tadi kan udah dikasih makan?”
santri : “itu tadi kan ngemil doank”
nah mayoritas dari kita punya mindset bahwa makan roti itu hanya cemilan. saya sendiri bisa ngemil roti tawar sampai 8 lembar tiap hari.

Atau semisal orang Madinah jaman dahulu yang makan pagi makan kurma, siang makan kurma dan malam makan kurma, nah kalo kita coba seperti itu besoknya diare atau sariawan kena bijinya.

Cara Makan (Sunnah)

Rasulullah pernah mencontohkan ketika makan menggunakan 3 jari saja (ibu jari, telunjuk dan jari tengah), bukan pake sendok apalagi sumpit dan beliau mengunyah sebanyak 33 kali. Penggunaan tiga jari ini, menunjukan ketawadhuan beliau dan sifat beliau yang tidak rakus dengan makanan. Yang demikian itu berlaku bagi makanan yang bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari, adapun makanan yang tidak bisa dimakan dengan menggunakan tiga jari, maka diperbolehkan untuk menggunakan lebih dari tiga jari ataupun dengan sendok misalnya. Meskipun ini sunnah tapi kita harus menerapkan pada media yang benar, coba bayangkan jika kita maksa makan bubur ayam atau mie instan berkuah (makanan pokok anak kos) pake 3 jari aja kemudian ngunyahnya 33 kali, bisa besok kelarnya. Kalo kita makan pake nasi dan lauk yang bisa menggunakan 3 jari ya silakan karena makan dengan tangan itu memudahkan pekerjaan organ pencernaan kita.

Bentuk Zakat Fitrah (Budaya)

Rasulullah dulu ketika berzakat menggunakan patokan gandum atau kurma karena memang itu adalah makanan pokok orang Arab sesuai hadits berikut :

“yang menjadi makanan pokok kami adalah gandum, anggur kering, keju, dan kurma” (HR. Bukhari 1510)

Nah kalo diterapkan ditempat kita agak susah karena makanan pokok kita bukan kurma dan orang yang akan kita zakati makanan pokoknya bukan kurma. Kalo bawa kurma 1 kg ke masjid untuk dizakatkan takutnya ditolak panitia zakat sambil berkata, “lho kan puasanya udah lewat pak, bentar lagi lebaran, ngapain bawa2 kurma”

Buang air

Saat membaca hadits berikut :

Dari Aisyah, bahwa Nabi SAW. Bersabda : “Apabila salah seorang di antara kamu pergi buang air besar, maka bersucilah dengan tiga buah batu, karena sesungguhnya ia itu telah mencukupinya“. (HR Ahmad, Nasa’i, Abu Dawud, dan Dara Quthni, dan Dara Quthni berkata: Sanad hadis ini Shahih-Hasan)

bukan berarti bahwa saat kita selesai buang air maka kita diharuskan menggunakan batu untuk bersuci. Istinja’ hukumnya wajib bagi orang yang baru saja buang air besar maupun buang air kecil, baik dengan air ataupun dengan benda selain air. Benda selain air yang dapat digunakan untuk beristinja ialah benda yang keras dan kesat seperti batu, kertas atau daun-daun yang sudah kering.
Jadi kita tidak perlu bawa 3 batu saat hendak buang air di mall, nanti penjaganya nanyain, “tuh batu buat apa pak?”. Sebagai informasi dari seorang ustadz, alasan penggunaan batu zaman dahulu karena di tiap-tiap rumah di Madinah belum terbiasa untuk membuat kamar mandi di dalam rumah. Biasanya mereka kalo buang air di luar, bukan di luar rumah tapi di luar kampung, di padang pasir dan biasanya malam hari, kan gak enak lagi pup diliatin onta. Dan pastinya media istinja’ yang paling mudah ditemukan di padang pasir adalah batu tidak seperti di tempat kita sekarang yang alhamdulillah air lebih mudah ditemukan (jadi jagalah kelestariannya untuk anak cucu kita)

Pengobatan

Zaman dahulu pengobatan Rasul menggunakan metode bekam dan mengkonsumsi habatusauddah. Ternyata teknik bekam itu sudah digunakan oleh orang-orang sebelum Rasul. Para dokter muslim yang hidup setelah zaman Rasulullah pun mengembangkan teknik di bidang kedokteran yang jadi inspirasi teknik pengobatan di barat saat ini. Jadi tak perlu dipermasalahkan, bagi yang pro bekam jangan mengkafirkan atau membid’ahkan orang yang berobat menggunakan metode barat (yang umum saat ini) dan orang yang pro pengobatan barat jangan menganggap orang yang bekam sebagai fanatik sempit.

Pakaian

Rasulullah sering berpakaian menggunakan gamis dan sorban dimana orang kafir Quraisy seperti Abu Jahl dan Abu Lahab pun juga menggunakannya. Di tempat kita memang lebih sering menggunakan baju koko (dari cina) dan peci. belum pernah denger cerita kan Rasul pake baju koko dan peci? Ini hanya masalah budaya saja, jadi tidak perlu terlalu dipermasalahkan.

Intinya kalau memang kita ingin meneladani seluruh perilaku Rasulullah pisahkan dulu antara yang syariat Islam dan yang budaya. Jika memang ingin menjalankan dua-duanya silakan, tapi jika dirasa berat tidak usah dipaksakan. Dan jangan mudah membidahkan atau mengkafirkan saudara sesama muslim karena tuduhan itu akan kembali kepada kita sendiri.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 242 other followers